Kering Alur Sadap (KAS)

Jumat, 13 April 2012
Kering Alur Sadap merupakan penyakit fisiologis yang relatif terselubung, karena secara
morfologis tanaman tampak sehat, malah seringkali menampakkan pertumbuhan tajuk yang lebih baik dibandingkan tanaman normal, tetapi kulit tidak mengeluarkan lateks bila disadap. Gejala awal sebagian alur sadap kering, kemudian lebih lanjut terlihat kulit bidang sadap kering dan pecah-pecah hingga mengelupas. Secara normal tanaman karet yang produktif melakukan regenerasi lateks tergantung dari lamanya lateks mengalir pada setiap kali penyadapan.
Penyadapan yang berlebihan sebelum regenerasi lateks dan pemberian stimulan yang berlebihan hanya mengeluarkan/membuang lebih banyak serum sehingga secara fisiologis tidak terjadi keseimbangan yang mengakibatkan sel-sel pembuluh lateks mengalami keletihan. Oleh karena ketidakseimbangan fisiologis ini menyebabkan terjadinya kerusakan inti sel yang menyebabkan terjadinya koagulasi di dalma sel pembuluh lateks sehingga daerah aliran lateks mnejadi kering karena tertutupnya jaringan pembuluh lateks.
Penyebab utama terjadinya kering alur sadap adalah tidak seimbangnya antara lateks yang dieksploitasi dengan lateks yang terbentuk kembali. Intensitas kering alur sadap dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu jenis klon, sistem penyadapan, pemeliharaan tanaman dan umur tanaman. Kering alur sadap tidak menular dari satu tanaman ke tanaman lainnya tetapi secara berlahan menyebar antara panel ke panel sesuai dengan arah sadapan dan alur pembuluh lateks.
Gejala Serangan
Ø  Tanaman tampak sehat dan pertumbuhan tajuk lebih baik dibandingkan tanaman normal.
Ø  Tidak keluar latek di sebagian alur sadap. Beberapa minggu kemudian.
Ø  keseluruhan alur sadap ini kering dan tidak me-ngeluarkan lateks.
Ø  Lateks menjadi encer dan Kadar Karet Kering (K3) berkurang.
Ø  Kekeringan menjalar sampai ke kaki gajah baru ke panel sebelahnya.
Ø  Bagian yang kering akan berubah warnanya menjadi cokelat dan kadang-kadang terbentuk gum (blendok).
Ø  Pada gejala lanjut seluruh panel / kulit bidang sadap kering dan pecah-pecah hingga mengelupas.
Ø  Dilakukan sadap tusuk di bawah bidang sadap sampai ke bawah, apabila tidak keluar cairan latek berari sudah terserang KAS

0 komentar:

Posting Komentar